saya kadang bingung gan, terkadang seharian saya merasa saya sangat ingin melakukan interaksi sosial, terkadang seharian saya tidak.
Saya menyadari bahwa diri saya adalah seorang pribadi yang moody, iya tergantung oleh mood, ketika mood yang saya rasakan disuatu hari sesang baik, maka saya akan bersemangat melakukan interaksi sosial gan,
Namun ketika saya merasa tidak sedang didalam mood untuk melakukan interaksi sosial maka saya samasekali akan berbeda ketika saya sedang memiliki mood bagus, berinteraksi,berkomunikasi akan sangat terasa berat.
Mood yang kita rasakan sehari2 sepertinya bergantung pada apa yang kita pikirkan pada hari itu, ketika kita memikirkan sesuatu yang membuat kita sedih, atau memikirkan sesuatu yang membuat kita cemas diwaktu yang lalu maka kita akan cenderung memiliki mood buruk,
Kebiasaan yang kita miliki adalah biasanya kita memikirkan hal yang membuat kita sedih, berkalikali, sehingga pikiran kita berfokus terhadap dampak yang terjadi pada saat tersebut.
Ketika kita berfokus terhadap sesuatu yang menyedihkan diri kita, maka mood kita dalam satu hari tersebut benar2 akan buruk, dan akan membuat kita semakin menjauhi interaksi.
Percayalah, semakin fobia sosial bisa berinteraksi dengan banyak orang maka fobia sosial akan merasa senang, ini adalah yang saya rasakan setiap hari, ketika kita bisa berinteraksi dengan banyak orang, meakipun hal tersebut berat bagi kita, maka kita akan merasa bahwa diri kita mempunyai suatu kemajuan, iya kemajuan karena kita berhasil melawan rasa takut kita dan keluar dari rasa takut tersebut.
Jadi mood yang baik akan memperngaruhi perkembangan kita dimasa depan,
Ya kan? Ketika mood kita sedang baik, maka kita akan merasa lebih ringan ketika mengajak oramg lain berinteraksi,
Ketika kita bisa mengajak berinteraksi, berkomunikasi orang lain, maka kita akan merasa lebih baik dari hari kemarin karena kita berhasil melawan kecemasan dan rasa takut.
Ketika kita merasa lebih baik maka kita akan menuju ke titik yang lebih terang di hidup kita sebagai fobia sosial.
Jadi intinya, ketika kita membuat mood kita baik, dan mau mengubah mood baik tersebut menjadi komunikasi2 dan interaksi2, maka kita akan menuju ke tingkat kesembuhan yang lebih lanjut.
Jd bagaimana membuat mood kita dalam keadaan baik? Ini adalah hal yang pertama dan tersusah untik dilakukan menurut saya, jangan berfokus pada hal negatif, misalnya saat kita mempermalukan diri kita, atau saat kita salah berbicara, atau saat kita gagal melakukan sesuatu, hal2 teesebut jika kita pikirkan berulang2 maka akan mempengaruhi mood kita,
pikirkanlah hal yang positif, maka kita akan mendapatkan mood yang bagus dan bisa mengubah perasaan positif tersebut ke interaksi2 kepada orang lain.
0 comments:
Post a Comment