Beberapa hari terakhir, kusadari bahwa intensitas permasalahan(yang kubuat-buat sendiri) dipikiranku semakin meningkat, kemarin hari bahkan sempat meringkuk tak berdaya di tempat tidur ku karena merasakan sengatan perasaan itu, kupejamkan mataku sesaat, cukup membantu namun tidak terlalu banyak.
Terus kucari apa yang sebenarnya terjadi, sambil kupikirkan bagaimana cara mengatasi permasalahan di pikiranku ini, Dan karena aku tak kunjung menemukan jawabanya, akhirnya kupasrahkan semua tanpa melakukan apapun, hanya menerima mentah-mentah apapun masalah yang akan diberikan padaku.
Hampir saja kulupakan bahwa di hari itu aku memiliki jadwal badminton dengan beberapa teman, tanpa kupikir panjang akhirnya kusiapkan segala perlengkapan, lalu pergi ke lapangan. Tak kusangka, sepertinya sebagian besar beban tak jelas yang ada dipikiranku seperti tertiup angin, hilang begitu saja setelah bertemu dengan teman-temanku yang juga ikut di kegiatan badminton itu.
Oh, ternyata yang kubutuhkan hanyalah teman karena mungkin aku merasa kesepian lalu pikiranku memberikan sinyal dengan cara membuatku stress, pikirku disaat itu.
Serius, semua kecamuk dipikiranku tiba2 hilang begitu saja, akupun terheran, bagaimana bisa, aku bahkan sudah memasrahkan diri sebelumnya, dan cara mengatasinya ternyata sangat mudah,
Eh, tapi belum tentu mudah, maksudku adalah terkadang menemukan teman adalah hal yang paling sulit diseluruh dunia, menurutku. Dan sekalinya kita menemukan teman, belum tentu masing masing merasa cocok satu sama lain, belum tentu. Meskipun terkadang menerima ketidak cocokan tersebutlah yang akan membuat kita semakin memahami bagaimana cara orang lain berprilaku, memahami apa yang seharusnya kita lakukan dan tidak.
Pernah terjadi dihidupku, dimana aku hampir kehilangan banyak teman, karena keegoisanku sendiri, hampir. sumpah kalau kupikir kembali menurutku asalkan seseorang tidak berniat melakukan kejahatan kepada diri kita, maka itu sudah cukup untuk membuatku mengatakan bahwa seseorang tersebut memiliki hati yang baik. Aku hampir kehilangam banyak sekali teman, karena aku berfikir diriku adalah orang baik, dan mereka adalah orang jahat, dan ketika sekarang kupikirkan kembali, kusadari bahwa pemikiran seperti itu adalah pemikiran terbodoh yang pernah kubuat.
---***---
Entah bagaimana caranya, mulai sekarang aku akan mempertahankan teman yang kumiliki, aku tak akan dengan sengaja merugikan mereka,
Karena aku sadar, tanpa mereka, diriku tidak akan bisa bertahan dalam dunia ini dengan pemikiran seperti ini,
Bagaimana mungkin pernah terpikir olehku untuk hidup sendirian, sungguh, pernah kupikirkan seperti itu dulu. Saat itu pemikiran tentang diriku lebih baik dari orang lain masih melekat kuat dipikiranku. Sehingga jika kiteruskan berteman dengan mereka, maka sifatku juga akan "buruk".
Memang awalnya dengan berpegang teguh dengan prinsip itu semua berjalan normal, rasanya saat itu kupikir itu adalah keputusan terbaik, semua berubah dalam waktu singkat, terbukti hanya dalam hitungan bulan setelah kujauhkan diriku terhadap mereka, dengan perasaan malu aku ingin kembali berteman dengan mereka.
Kurasa semua prinsipku terbukti salah ketika aku mulai merasa kesepian, kupikir hidup sendiri itu bagus, namun kenyataanya tidak selalu seperti itu, memang terkadang dalam momen-momen tertentu sendiri memang lebih baik, tetapi ada kalanya dimana kita harus melewatinya bersama orang lain.
0 comments:
Post a Comment