Terlalu memikirkan orang lain ketika melakukan sesuatu, adalah hal yang tidak sengaja saya sadari beberapa hari terakhir ini.
Tidak ada maksud untuk mengatakan bahwa memikirkan orang lain ketika melakukan sesuatu adalah hal buruk, sebenarnya hal tersebut adalah sebuah kewajiban untuk kita lakukan.
Hanya saja, saya seperti merasa terlalu banyak melakukan hal tersebut.
Terlalu banyak itu tidak bagus, bukankah seperti itu??
Too much is bad.
Kata seperti itu sering saya jumpai ketika sedang berselancar di internet.
****
Yang paling sering terjadi kepada saya, ketika sedang berinteraksi dengan orang lain,
Memikirkan tentang bagaimana respon negatif orang lain terhadap apa yang saya lakukan.
Seringkali saya memikirkan bahwa orang lain tidak menyukai apa yang saya lakukan terhadap mereka, misalnya membuat bahan obrolan yang terkesan terlalu memaksa agar terjadi interaksi antara saya dan orang tersebut.
***
Kenapa saya bersikeras mengajak orang lain bercengkrama dengan saya,?
Dengan cara menanyakan topik yang sanga umum.
Karena, saya merasa sangat senang bila bisa berbaur dengan orang lain.
Saya merasa senang ketika bisa membaur, berinteraksi dengan sebuah group, atau beberapa orang, atau hanya satu orang pun.
Rasanya seperti diri saya diterima oleh group tersebut, dan itu sering saya lakukan kepada orang2 yang saya temui.
*lalu kenapa? Bukankah hal tersebut bagus?
Memang bagus, hanya saja saking seringnya saya melakukan hal tersebit, akhirnya pola pikir negatif saya kembali menyerang.
*pola pikir negatif mengenai apa?
Mengenai diri saya yang kelihatan terlalu sok akrab demi bisa diterima oleh suatu group.
*kenapa berfikir seperti itu?
Itulah uniknya pola pikir bodoh yang saya miliki, selalu memandang sesuatu dari segi negatif.
*lalu apa yang terjadi setelah pola pikir seperti itu terlintas dipikiran?
Saya akan merasa bahwa diri saya adalah seseorang yang sangat sok akrab, terlalu memaksa untuk membuat sebuah obrolan.
Dan akhirnya perasaan takut untuk mengajak berinteraksi orang lain mulai muncul,
Meskipun jarang terjadi seperti itu,
Tetapi ketika perasaan takut tersebut muncul, akan sangat mengganggu proses dari apapun yang akan saya lakukan. Sangat.
*lalu bagaimana cara agar tidak berfikir seperti itu?
Itulaj yang sedang saya cari selama ini, bagaimana cara agar pemikiran2 buruk seperti itu tidak saya lakukan.
Selama beberapa tahun terakhir saya terus mencari cara,
Tetapi hanya jalan buntu yang saya temui,
Saya tidak akan menyerah untuk mencari jalan keluar.
Semoga.
Hahah.
0 comments:
Post a Comment